Postingan

Menampilkan postingan dengan label Math Around Us

Aliran Rasa Math Around Us

Matematika...sebuah kata yang tampaknya sangat menyeramkan bagi sebagian orang. Salah satu pelajaran yang penting yang harus dipelajari dan dimengerti oleh setiap orang. Sebagian orang menganggap anak yang pintar adalah anak yang pintar matematika. Jadi wajar kalau pelajaran matematika masuk kedalam kurikulum pembelajaran anak-anak. Lalu bagaimana mengajarkan  matematika pada anak usia dini? Pertanyaan yang saya yakin memenuhi benak sebagian orangtua, tak terkecuali diri saya. Semua itu terjawab setelah melakukan games level 6. Matematika ada disekitar kita, mengajarkannga pun juga sangat sederhana, karena matematika meliputi seluruh kehidupan kita. Matematika ada saat kita memasak, makan, bermain, jalan-jalan.  Dengan mengajarkan matematika melalui kegiatan sehari-hari, tak terasa anak telah belajar banyak hal. Yang dibutuhkan adalah kepekaan orangtua untuk melihat moment. Karena matematika ada disekitar kita.

Mengenal Ukuran Tinggi

Selepas BAB, saya meminta Raisa mengambil handuk sendiri. Handuk saya jemur di rak handuk paling tinggi. Semula Raisa mengatakan tidak bisa mengambilnya, namun akhirnya setelah berusaha ternyata dia mempu mengambilnya. "Mama, aku bisa ambil sendiri ma!", serunya. "Alhamdulillah, anak mama udah tinggi ya!", timpal saya. "Itu artinya, anak mama sudah bisa?", tanya saya. "Makan sendiri", jawabnya. "Dan sudah bisa tidur sendiri", lanjut saya. "Lho ma, tadi itu aku jinjit gini lho ma,jadi bisa ambilnya", sergahnya. He..he...Raisa menolak disebut sudah tinggi karena tidak mau di suruh tidur sendiri. Kudus, 04 Agustus 2017 #Tantangan10hari10 #Level6 #KuliahBunsayIip #ILoveMath #MathAroundUs #Odopfor99days30

Belajar persamaan dan perbedaan

Gambar
Pagi-pagi Raisa dan Rafifa berebut sebuah buku yang berjudul "DONAT COKLAT". "Gantian ca, tadi yang pegang adik dulu", seru saya. "Tapi ini buku kakak ma, punya adik yang "IBU AYAM", yang kayak gini-gini (sambil tangannya digerakkan kesamping) , yang ini kan gini-gini (sambil tangannya digerakkan ke atas)", jawab Raisa. Aha...dapat moment Aha ni...batin saya. Mungkin maksud Raisa adalah bentuk bukunya berbeda, yang satu ke arah vertikal dan yang satu ke arah horizontal, namun karena dia belum tau namanya jadi dia hanya menyebut "kaya gini-gini", sambil menggerak-gerakkan tangannya. "Oh maksud Raisa buku "DONAT COKLAT" yang bentuknya vertikal ini punya Raisa, sedang yang  buku "IBU AYAM" yang bentuknya horizontal punya adik Rafifa, gitu ya?", tanya saya. "Iya ma, gitu", jawab Raisa. Lalu saya ulangi lagi mengatakan buku ini bentuknya vertikal atau tegak lurus ca, sambil saya perlihatkan buku...

Belajar klasifikasi dan konsep angka

Gambar
Raisa tampak bosan karena tidak ada teman bermain. Akhirnya mama ajak Raisa bermain penjual dan pembeli buah-buahan. Raisa penjualnya, mama dan adik pembelinya. Awalnya mama yang menata buah-buahan sesuai dengan jenis dan warnanya. Ada imitasi buah belimbing, cabe, wortel, tomat, jambu dan strawberry. Toko buah di buka, dan mama beserta adik mulai membeli. "Beli strawberry 2, cabe 3 dan wortel 1", seru mama. Raisa mulai mengambil buah yang dimaksud, menghitungnya satu persatu sambil memasukkan ke dalam keranjang. Begitu seterusnya sampai dagangan habis. Belajar konsep angka 1 sampai 3. Setelah dagangan habis, Raisa meminta jualan lagi. Raisa menata buah dan mengklasifikasikannya sesuai dengan jenis dan warna seperti yang mama contohkan. Dari permainan sederhana ini, Raisa belajar matematika konsep angka 1-3 dan belajar mengklasifikasikan benda sesuai jenis dan warnanya. #Tantangan10hari08 #Level6 #KuliahBunsayIip #ILoveMath #MathAroundUs #Odopfor99days28

Belajar Berhitung 1 -5

Gambar
Pagi ini mbak belanja (tukang sayur) datang terlambat. Raisa menghampiri saya di dapur sambil bertanya :"Mama belum masak ya?". "Belum, mbak belanja belum datang ca". "Bagaimana kalau bikin agar-agar dulu ma, nanti ca yang aduk-aduk", serunya. Akhirnya pagi ini kami membuat agar-agar. Setelah saya tuang air ke dalam panci, giliran Raisa memasukkan gula ke dalam air. "Oke ca gulanya masukkan lima sendok ya". Raisa memasukkan gula sambil berhitung 1...2...3...4...6. He...he..5 Raisa. Hayuk kita ulangi lagi belajar hitunganya 1 sampai 5 pakai jari tangan. Ternyata asyik ya belajar matematika melalui kegiatan kita sehari-hari. #Tantangan10hari07 #Level6 #KuliahBunsayIip #ILoveMath #MathAroundUs #Odopfor99days27

Mengenal Bentuk Bulat

Raisa membuka kulkas untuk mengambil makanan, tak sengaja dia menjatuhkan beberapa jeruk wangi. "Jatuh ma...ih ma bentuknya lingkaran", serunya. Saya yang berada di dapur mendengarnya dan langsung menghampirinya. "Wah iya..ya...bentuknya ini lingkaran atau bulat Raisa", jawab saya. "Yuk sekalian di hitung berapa jumlah jeruknya yang jatuh sambil dimasukkan ke kulkas lagi", ajak saya. #Tantangan10hari06 #Level6 #KuliahBunsayIip #ILoveMath #MathAroundUs #Odopfor99days26

Mengenal Konsep Angka 1

Rafifa (1y4mo) makan kue. Setelah makan dia meminta diambilkan tisue yang tergelatak diatas meja. Rafifa mengambil tisue lagi...lagi dan lagi...lalu saya ingatkan :"maaf Rafifa, ambil tisuenya 1 saja ya". Dia terdiam, entah memgerti atau tidak, tak apalah ya nak, kan memang masih belajar konsep angka. Saya ambil tisue satu lembar dan saya katakan padanya:"ambil tisue satu" sambil saya tunjukkan padanya. #Tantangan10hari05 #Level6 #KuliahBunsayIip #ILoveMath #MathAroundUs #Odopfor99days25

Mengenal Bentuk Lingkaran

Air minum di rumah sedang habis. Jadilah malam itu kami membeli air sekalian ikut Ayah ke toko. Sesampainya di tempat pengisian air, hanya Ayah saja yang turun, sementara saya, Raisa dan Rafifa menunggu dimobil. Setelah selesai Ayah memasukkan galon air ke dalam mobil. Raisa mengamati Ayahnya memasukkan galon sambil menghitung jumlah galonnya. 1..2...3..."serunya. Saya berikan pertanyaan kepada Raisa :"Ca,tutup galonnya berbentuk apa?"."Hmmm....apa ya ma?", jawabnya. Oh...rupanya dia belum tahu bentuknya. Lalu saya jawab bahwa bentuknya lingkaran. Dan saya contohkan benda lain yang juga berbentuk lingkaran, seperti ban mobil dan kue donat. #Tantangan10hari04 #Level6 #KuliahBunsayIip #ILoveMath #MathAroundUs #Odopfor99days24

Menghitung Benda Konkrit

Gambar
Hari ini saya membeli jagung sesuai pesanan Raisa. Anak-anak sangat menyukai jagung rebus. Belum sempat saya rebus ternyata jagung dibuat mainan Raisa dan Adiknya. Mereka sedang berusaha mengupas kulit jagung. Wah...sekalian ini belajar berhitung dengan benda konkrit. Saya meminta Raisa menghitung jumlah jagung. Mulailah dia menghitung 1...2...dan 3. Saat pulang dari kondangan, kami berpapasan dengan bis rombongan ziarah yang berjajar-jajar. Saya meminta Raisa menghitung jumlah bis yang berjajar-jajar tersebut. "1...2...3...4 dan 5",serunya. Asyiknya belajar berhitung melalui bermain dengan benda konkrit yang ada di sekitar kita. Kudus, 24 Juli 2017 #Tantangan10hari03 #Level6 #KuliahBunsayIip #ILoveMath #MathAroundUs #Odopfor99days23

Belajar Matematika di Dapur

Saat saya memasak di dapur, Raisa (3y9m) menghampiri saya sambil berkata :"mama aku mau bantuin masak!". Ketika itu saya sedang mencuci panci hendak menanak nasi. Spontan Raisa berkata :"mama aku yang masukkan ininya ya (beras maksudnya). "Oke", jawab saya. Wah ini bisa sekalian belajar matematika, pikir saya. Raisa mulai mengambil beras dengan cangkir sambil menghitung 1...2...3...dan 4. Lalu saya afirmasi dengan menanyakan berapa cangkir beras yang telah dia masukkan ke dalam panci. Masih di area dapur, Raisa melihat mesin cuci, disitu tertera angka sisa waktu mencuci yaitu angka 5, spontan Raisa mengucapkan :"Ma, angka 5". "Iya betul angka 5", jawab saya. Saya agak terkejut ternyata dia hapal bentuk angka 5 padahal saya belum pernah mengajarkannya, lalu saya mulai teringat bahwa angka 5 adalah angka chanel tv favoritnya yaitu ipin dan upin (he..he...). Bermain melalui belajar kita lanjutkan dengan menebak angka selanjutnya yang muncul d...